Beranda · Tentang · Hubungi Kami

Narkoba itu Masalah Pertahanan Negara


Mardigu Wowiek Prasantyo - Saat ini ada lebih dari 5 juta orang kecanduan narkoba di Indonesia dan itu lebih banyak dari jumlah penduduk di negara singapore dan hongkong. Juga, sudah 5 tahun ini kita bergulat membasmi narkoba namun belum juga berhasil baik.
Sebenarnya solusi untuk mengurangi hingga 80% atau bahkan menghilangkan narkoba dari Indonesia itu ADA namun memerlukan nyali baja dari seorang pemimpin pemberani.
Kita semua yang faham dunia “defence” atau pertahanan sebuah negara itu sering di serang oleh bangsa lain. Sahabat pasti memahaminya. Apalagi pejabat negara, harus faham. Kecuali pejabat tersebut tidak pernah ikut lemhanas. Kalau pernah ikut lemhanas hal ini juga pasti menjadi pemahaman. Bahwa ada yang namanya “narco economic warfare” , yaitu strategi sebuah negara (aisng) untuk melancarkan penaklukan negara lain di serang dengan narkoba. Atau dengan terminologi lain, memanfaatkan narkoba untuk kepentingan ekonomi sebuah negara.
Colombia dan Panama pernah serang amerika dengan narkoba. Jepang menggunakan perang candu ini untuk menaklukan china. bahkan indian amerika pemilik tanah amerika, di beri alkohol oleh pendatang eropa agar takluk. Begitu juga kaum aborigon oleh pendatang kulit putih eropa menaklukan benua australian memakai alkohol.
Kalau saat ini bagaimana di indonesia? Bolehkah perang narkoba ini kita jadikan sebuah analisa pertahanan negara?
Sebagaimana kita tahu 90% narkoba masuk ke indonesia adalah berasal dari china. Sementara sekedar mengingatkan saja bahwa negara china adalah single party country, negara yang hanya punya satu partai. Negara totalitarian seperti cina mengontrol ketat semua data dan mengetahui semua keluar masuk barang dari china atau keluar china dan semua orang tahu pabrik terbesar narkoba adalah milik BUMN China.
Secara orang awam boleh saja bertanya, apakah pengiriman narkoba keluar dari china pemerintah china tidak tahu?
Rasanya tidak mungkin ya? Bener ngak..? rasanya tidak mungkin ada 1 ton narkoba keluar dari cina pemerintah cina tidak mengetahui, apalagi ratusan ton narkoba keluar dari china dan masuk ke sebuah negara (lain). Setujukah pendapat ini? Kita punya akal sehat khan ya untuk melihat fakta lapangan?
Bolehkah kita berkesimpulan bahwa, mereka pemerintah RRC itu pasti tahu dan dengan sengaja melakukannya. Betul khan logika kita ini atau salah?
Kembali keparagraf atas, kalau benar ingin mengurangi narkoba bahkan menghilangkan narkoba dari bumi pertiwi, hal itu ADA. Yaitu memerlukan pemimpin yang berani.
Sederhana kok solusinya, pemerintah harus berani mengatakan ke pemerintah RRC “stop kirim narkoba ke Indonesia atau angkat seluruh Investasi Cina di Indonesia sekarang juga”. Wani ora? # peace

Artikel keren lainnya:

Belum ada tanggapan untuk "Narkoba itu Masalah Pertahanan Negara"

Post a Comment